Panduan Lengkap Buat Pemula Sebelum Pilih Device
Di era modern ini, vape atau rokok elektrik semakin populer, bukan hanya sebagai pengganti rokok konvensional, tapi juga sebagai bagian dari gaya hidup. Namun, buat kamu yang baru mau mulai ngevape, pasti sempat bingung saat melihat berbagai jenis vape di pasaran: ada yang bisa diisi ulang, ada yang sekali pakai, ada juga yang bentuknya seperti rokok biasa.
Sebenarnya, semua jenis vape ini punya fungsinya masing-masing dan ditujukan untuk kebutuhan yang berbeda. Nah, biar kamu gak salah pilih dan bisa ngevape dengan nyaman, yuk kenali dulu 4 jenis vape yang paling umum digunakan.
—
- Classic Vape System – Sistem Tradisional dengan Kapas
Jenis vape ini bisa dibilang sebagai “generasi awal” dari rokok elektrik. Biasanya terdiri dari beberapa komponen utama: mod (baterai), tank (tempat liquid), coil (pemanas), dan kapas. Liquid diteteskan langsung ke kapas atau diserap dari tank.
➕ Kelebihan:
Rasa sangat kuat dan “nendang” karena uap lebih besar
Bisa custom watt, coil, dan kapas sesuai selera
Banyak pilihan desain dan bentuk device
➖ Kekurangan:
Cukup ribet buat pemula karena harus tahu cara pasang coil, ganti kapas, dan isi liquid secara manual
Risiko bocor tinggi kalau salah rakit
Perlu pemahaman teknis: tentang ohm, watt, resistansi, dan perawatan berkala
Cocok untuk siapa?
Orang yang sudah berpengalaman di dunia vape dan suka eksperimen. Tapi buat pemula? Mending skip dulu dan pilih sistem yang lebih praktis.
—
- Open System – Pod Refill yang Bisa Diisi Ulang
Open system adalah sistem pod yang punya cartridge bisa diisi ulang dengan liquid dari luar. Biasanya cartridge-nya transparan, dan kamu tinggal buka karet penutupnya untuk meneteskan liquid.
➕ Kelebihan:
Lebih hemat karena kamu hanya perlu beli liquid isi ulang
Bisa ganti-ganti rasa dengan bebas
Banyak pilihan liquid dengan kadar nikotin berbeda
➖ Kekurangan:
Masih perlu perawatan ekstra, seperti bersihkan cartridge dan isi ulang secara manual
Kalau salah isi atau overfill, bisa bocor atau mempengaruhi rasa
Tidak semua liquid cocok untuk semua pod — bisa bikin rasa gosong
Cocok untuk siapa?
Buat pengguna yang sudah sedikit familiar dengan dunia vape dan ingin eksplorasi rasa lebih luas tapi tetap dengan sistem yang cukup simpel.
—
- Closed System – Pod Tertutup Siap Pakai
Closed pod system adalah sistem paling ideal untuk pemula. Pod-nya sudah terisi liquid, dan kamu hanya perlu colok ke device — tanpa ribet isi ulang atau setting. Contoh paling terkenal dari sistem ini adalah produk-produk dari RELX seperti RELX Infinity, Essential, dan Artisan.
➕ Kelebihan:
Sangat praktis: tinggal colok, langsung pakai
Tidak ada risiko bocor atau rasa gosong
Rasa konsisten karena pod diproduksi pabrikan, bukan manual
Desain device elegan, ringan, dan premium
➖ Kekurangan:
Pod tidak bisa diisi ulang, jadi harus beli baru setiap habis
Kurang fleksibel bagi yang ingin mencampur sendiri liquidnya
Cocok untuk siapa?
Pemula yang ingin pengalaman ngevape yang bersih, gampang, dan gak ribet. Juga cocok buat orang sibuk yang ingin solusi cepat tapi tetap elegan. Produk seperti RELX Infinity punya fitur fast charging, anti-bocor, dan feedback getar — cocok untuk gaya hidup aktif.
—
- Disposable Pod – Sekali Pakai, Langsung Buang
Seperti namanya, disposable pod adalah jenis vape sekali pakai. Biasanya sudah pre-filled (isi liquid), pre-charged (siap nyala), dan langsung bisa digunakan. Setelah habis, tinggal buang — tidak bisa diisi ulang atau di-recharge.
Contoh produk: Magic Go 1000, Magic Go 3500, dll.
➕ Kelebihan:
Super praktis — buka bungkus, langsung pakai
Cocok untuk pengguna baru yang ingin coba-coba
Banyak varian rasa menarik
Ideal buat travelling, nongkrong singkat, atau kebutuhan instan
➖ Kekurangan:
Lebih boros dalam jangka panjang
Tidak ramah lingkungan karena jadi sampah elektronik
Kadang tidak bisa tahu kapan liquid atau baterai hampir habis
Cocok untuk siapa?
Buat kamu yang hanya ngevape sesekali, atau mau coba rasa tertentu tanpa komitmen panjang. Juga cocok sebagai “starter vape” buat pemula yang ingin coba rasa dan sensasi ngevape tanpa investasi awal yang mahal.
—
🔍 Perbandingan Singkat:
| Jenis Vape | Isi Ulang | Praktis | Biaya Awal | Cocok Untuk |
|---|---|---|---|---|
| Classic Vape | Ya | ❌ | Tinggi | Pro / Eksperimen |
| Open System | Ya | ⚠️ | Menengah | Semi-pro / Eksplorasi rasa |
| Closed System | Tidak | ✅ | Menengah | Pemula / Lifestyle aktif |
| Disposable Pod | Tidak | ✅✅ | Rendah | Coba-coba / Sekali pakai |
—
💬 Tips Memilih Buat Kamu:
✅ Kalau kamu baru mulai dan gak mau ribet → Closed System (RELX)
✅ Kalau kamu suka eksplorasi dan udah ngerti cara isi ulang → Open System
✅ Kalau kamu suka utak-atik dan ngerti dunia vape → Classic Vape System
✅ Kalau kamu cuma mau coba rasa manis dan pengen instan → Disposable Pod
—
🎯 Kesimpulan
Memilih jenis vape itu sama kayak milih kendaraan — ada yang butuh motor matic, ada yang suka mobil manual. Semua tergantung kebutuhan dan gaya hidup kamu.
Kalau kamu pengen pengalaman yang bersih, praktis, dan elegan, RELX dengan sistem closed pod adalah pilihan paling ideal. Tanpa perlu paham watt atau liquid, kamu tinggal colok pod dan langsung dapet sensasi nikmat yang konsisten.
Di sisi lain, kalau kamu tipe yang suka ganti-ganti rasa dan gak keberatan isi manual, open system bisa jadi pilihan menengah. Sedangkan disposable cocok untuk kebutuhan instan dan pemakaian singkat.
—
✨ Mulai dari yang Paling Mudah: RELX di Relx Bali
Kalau kamu masih bingung harus mulai dari mana, datang aja ke Relx Bali. Di sini kamu bisa:
✔️ Lihat langsung semua jenis device
✔️ Coba berbagai rasa pod
✔️ Konsultasi gratis dengan staf yang ramah
✔️ Dapet jaminan produk original & garansi
📍 Kunjungi kami langsung di Denpasar, Jimbaran, Sanur, atau Canggu
🌐 Atau langsung cek katalog di relxbali.com







